TIGA KELOMPOK TANI DI MERIGI MINTA MUSYAWARAH DULU SEBELUM OPTIMASI LAHAN DILAKSANAKAN
detik pilarfakta.com - Kepahiang, 2 Oktober 2026 ,Program Optimasi Lahan Non Rawa Tahun Anggaran 2026 dari Kementerian Pertanian mulai dilaksanakan di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Salah satu lokasi kegiatan berada di Desa Pulo Geto, Kecamatan Merigi.
Informasi Program
Pelaksana: GAPOKTAN Harapan Maju
Pendampingan teknis: Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas I Palembang
Sumber dana: APBN 2026 Satker BPLIP Kelas I Palembang
Nilai anggaran: Rp91.200.000
Target luasan lahan: 140 hektar
Sikap Kelompok Tani
Berdasarkan pantauan di lapangan, papan informasi kegiatan telah terpasang di area persawahan. Namun, tiga kelompok tani setempat meminta agar kegiatan ini terlebih dahulu dibahas melalui musyawarah bersama warga sebelum dilaksanakan lebih lanjut.
Sikap kehati-hatian ini dinilai wajar. Pasalnya, program Optimasi Lahan Non Rawa melibatkan banyak aspek teknis, mulai dari persiapan lahan, sistem irigasi sederhana, pemilihan komoditas, hingga jadwal tanam yang harus sesuai dengan anjuran petugas penyuluh.
Konfirmasi Masih Berjalan:Hingga berita ini ditayangkan, redaksi masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang dan BPLIP Kelas I Palembang. Konfirmasi diperlukan untuk memperoleh penjelasan resmi terkait teknis pelaksanaan, jadwal kegiatan, dan target capaian program di Desa Pulo Geto Baru.
Program ini diharapkan dapat membantu petani di Kecamatan Merigi meningkatkan hasil panen dan pendapatan. Dengan luasan 140 hektar, program ini berpotensi besar mengubah lahan yang kurang produktif menjadi lahan budidaya yang lebih menguntungkan masyarakat setempat.
Sumber: Redaksi
Related Articles