Demonstrasi 27 Agustus di Depan Gedung DPR/MPR RI — Dari Awal Hingga Pembubaran, Situasi Kembali Kondusif
Jakarta, 27 Agustus 2026 — Sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kompleks Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Aksi berlangsung dari pagi hingga malam, sempat memanas pada sore dan menjelang malam, sebelum akhirnya dibubarkan oleh pihak kepolisian.
KRONOLOGI LENGKAP — DARI AWAL HINGGA AKHIR
Pagi — Kedatangan Massa & Persiapan Pengamanan
Sejak pukul 08.00 WIB, massa mulai berdatangan ke depan gerbang utama Gedung DPR/MPR RI.Polda Metro Jaya mengerahkan 4.274 personel untuk pengamanan kawasan DPR/MPR, serta 18.504 personel untuk seluruh titik unjuk rasa di Jakarta Pusat.Sebelum aksi dimulai, polisi telah mengamankan 63 orang yang diduga berpotensi mengganggu keamanan, serta menyita 39 senjata tajam.Empat kelompok hadir dalam aksi ini: Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB), Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), dan Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4), masing-masing dengan tuntutan yang berbeda.Siang — Audiensi & Sebagian Massa Bubar Tertib
Pukul 10.05 WIB — Perwakilan AMPB diterima masuk ke kompleks Gedung DPR untuk berdialog dengan pimpinan DPR.
Pukul 14.00 WIB — Pimpinan DPR menyatakan berkomitmen mengesahkan RUU Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026, dan siap mengundurkan diri jika target tidak tercapai.
Setelah kesepakatan tersebut, massa AMPB membubarkan diri secara tertib dari lokasi.
Sore — Massa Baru Datang & Situasi Memanas
Pukul 15.28 WIB ke atas — Massa baru dari elemen mahasiswa dan kelompok lain mulai berdatangan ke lokasi setelah AMPB membubarkan diri.
Sekitar pukul 17.30–17.35 WIB — Situasi memanas. Massa mulai merusak pagar gerbang utama, membakar ban, dan melempari petugas kepolisian.
Sebagian massa sempat memasuki jalur Tol Dalam Kota di sekitar Senayan, menyebabkan arus lalu lintas terganggu.
Malam — Pembubaran Paksa
Pukul 18.58 WIB — Pihak kepolisian mulai melakukan pembubaran. Mobil water cannon menyemburkan air ke arah massa, dan gas air mata ditembakkan.
Pukul 19.00–19.28 WIB — Massa mulai membubarkan diri dari depan Gedung DPR, namun sebagian masih bertahan di kawasan Pejompongan dan sekitarnya.
Hingga pukul 20.00–22.00 WIB — Massa yang tersisa di kawasan Pejompongan juga telah membubarkan diri. Situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI dan jalan utama kembali kondusif dan dapat dilalui.
STATUS TERKINI
Aksi demonstrasi telah selesai dibubarkan seluruhnya pada malam 27 Agustus 2026. Situasi di depan Gedung DPR/MPR RI saat ini kondusif dan aman, jalan telah dibuka kembali.
KETERANGAN RESMI PIHAK BERWENANG
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto:
"Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.
AMPB membubarkan diri secara tertib pada siang hari setelah mendapat komitmen dari DPR.
Kericuhan terjadi pada sore hingga malam hari melibatkan kelompok massa yang berbeda.
Tidak ada laporan korban jiwa, namun sejumlah peserta aksi dan petugas mengalami luka ringan.
Pembahasan RUU Perampasan Aset tetap berjalan sesuai komitmen DPR, ditargetkan selesai 15 Desember 2026.
Penerbit: detikpilarfakta.com
Related Articles