KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN KALIMANTAN 2026

Kriminal 28 Aug 2026 14:35 3 min read 18 views By admin

Share berita ini

KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN KALIMANTAN 2026
Titik panas: 2.610 titik Luas lahan terbakar: ±38.310 hektare Kualitas udara: Tidak sehat

detik pilarfakta. Com -  Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan mulai terdeteksi secara signifikan pada pertengahan Agustus 2026, seiring memasuki puncak musim kemarau. Titik panas pertama mulai muncul dan meningkat secara bertahap sejak awal bulan, namun penyebaran api menjadi luas dan tercatat secara resmi mulai sekitar pertengahan Agustus 2026. Kondisi cuaca kering dan angin mempercepat penyebaran api ke berbagai wilayah.

 

PERKEMBANGAN DARI AWAL HINGGA 28 AGUSTUS 2026

Fase Awal — Pertengahan Agustus 2026

 

Titik panas mulai terdeteksi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan

Luas lahan terbakar masih dalam angka ribuan hektare

Api sebagian besar terjadi di lahan gambut dan perkebunan

- Upaya pemadaman dilakukan secara bertahap

 

Fase Meningkat — 20–25 Agustus 2026

 

Jumlah titik panas naik tajam di seluruh Kalimantan

Asap mulai menyelimuti kota-kota besar, jarak pandang menurun

BNPB menetapkan status siaga dan mengerahkan personel tambahan

Operasi Modifikasi Cuaca mulai dilakukan untuk memicu hujan

Fase Terkini — 26–28 Agustus 2026

 

Jumlah titik panas dan luas lahan terbakar masih cenderung meningkat, belum menunjukkan penurunan signifikan

Kalimantan Barat menjadi wilayah dengan titik panas terbanyak

Kalimantan Tengah mencatat kenaikan tertinggi dalam 24 jam terakhir

Hujan turun terbatas di beberapa wilayah, namun belum cukup memadamkan api secara menyeluruh

 

DATA RESMI — PER 28 AGUSTUS 2026

 

Kalimantan Barat

 

Titik panas: 2.610 titik

 Luas lahan terbakar: ±38.310 hektare

Kualitas udara: Tidak sehat

 

Kalimantan Tengah

 

Titik panas: 2.110 titik (naik signifikan dibandingkan awal bulan)

Luas lahan terbakar: ±7.634 hektare

Kabupaten Sukamara wilayah terluas terbakar

 

Kalimantan Selatan

 

Titik panas: 817 titik

Luas lahan terbakar: ±9.605 hektare

 

Total keseluruhan: Lebih dari 55.000 hektare lahan di Kalimantan telah terbakar sejak awal Agustus 2026.

 

 

STATUS HINGGA HARI INI — 28 AGUSTUS 2026

 

Kebakaran belum mereda. Volume dan luas lahan terbakar masih cenderung meningkat. Api terus menjalar didukung kondisi cuaca yang masih kering. Upaya pemadaman darat dan udara terus dilakukan, namun hasilnya belum maksimal karena kurangnya curah hujan.

 

 

UPAYA PENANGANAN

 

Pemadaman darat: Ribuan personel gabungan dikerahkan di titik-titik api

Pemadaman udara: Water bombing menggunakan puluhan helikopter, telah menjatuhkan ribuan ton air

Operasi Modifikasi Cuaca: Pesawat terbang menaburkan zat pengatur awan untuk memicu hujan

Pemantauan: Satelit NOAA, Terra, Aqua, dan BMKG memantau pergerakan api setiap hari

Peringatan kesehatan: Masyarakat diimbau menggunakan masker karena kualitas udara buruk

 

RANGKUMAN FAKTA

 

Kebakaran mulai terdeteksi sejak awal Agustus 2026, meluas secara signifikan pertengahan bulan

Hingga 28 Agustus 2026, kebakaran belum mereda, luas lahan terbakar masih bertambah

Musim kemarau masih berlangsung → api sulit padam secara alami

Semua upaya pemadaman terus dilakukan, namun membutuhkan waktu dan hujan yang cukup lebat untuk benar-benar mereda

 

 

 

Sumber Data: BNPB, BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup 

Penerbit: detikpilarfakta.com

Tanggal Terbit: 28 Agustus 2026

DetikPilarFakta