Lemhannas RI Gelar Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Angkatan 75, 110 Peserta Terpilih dari 800 Pendaftar
JAKARTA — Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menyelenggarakan Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (Taplai Kebangsaan) Angkatan 75 Tahun 2026 pada 21–28 September 2026. Program ini diikuti oleh 110 peserta terpilih dari sekitar 800 orang pendaftar yang berasal dari berbagai latar belakang profesi dan unsur strategis masyarakat.
Para peserta yang mengikuti program tersebut terdiri atas birokrat, akademisi, tokoh masyarakat, organisasi profesi, TNI, dan Polri. Keberagaman latar belakang peserta menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman bersama mengenai nilai-nilai kebangsaan serta membangun karakter dan jati diri bangsa.
Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan merupakan salah satu ruang pembelajaran strategis untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Salah satu peserta yang terpilih dalam program tersebut adalah Dr. Joko Santoso, S.Ag., MM, dari Pemerintah Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Ia menjadi salah satu dari 110 peserta yang dinyatakan terpilih setelah mengikuti proses seleksi dari ratusan pendaftar.
Keikutsertaan Dr. Joko Santoso dalam Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Angkatan 75 menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam memahami dinamika kebangsaan serta tantangan lingkungan strategis yang berkembang.
Selain mendapatkan pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan, para peserta juga berkesempatan bertukar pengalaman dan gagasan dengan peserta lain yang berasal dari berbagai profesi, institusi, dan daerah di Indonesia.
Keragaman tersebut diharapkan dapat membangun jejaring kebangsaan sekaligus memperkuat kolaborasi antarelemen bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan nasional.
Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa
Program yang berlangsung selama 21–28 September 2026 tersebut memiliki relevansi penting dengan kebutuhan penguatan karakter dan jati diri bangsa di tengah perubahan sosial, perkembangan teknologi, dinamika geopolitik, serta berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui pemantapan nilai-nilai kebangsaan, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam lingkungan kerja, kehidupan bermasyarakat, serta dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing.
Bagi aparatur pemerintah, penguatan wawasan kebangsaan juga memiliki arti penting dalam membangun pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, memperkuat persatuan, serta menjaga nilai-nilai kebangsaan dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan.
Terpilihnya 110 peserta dari sekitar 800 pendaftar menunjukkan tingginya minat berbagai unsur masyarakat untuk mengikuti program penguatan nilai-nilai kebangsaan yang diselenggarakan Lemhannas RI.
Melalui Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Angkatan 75 Tahun 2026, Lemhannas RI terus mendorong penguatan sumber daya manusia yang memiliki karakter kebangsaan, wawasan yang luas, serta kesadaran untuk memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Related Articles